Ingatkan aku ya Allah

Hari beranjak siang. Seperti biasa aku pergi ke kantor dengan menggunakan motor. Bekasi to Jakart. Suatu hal yang biasa, yang selalu ku lalui sehari - hari.

Macet sehingga kemudian Stress dan capai juga hampir selalu menemani kepergianku menuju tempat mencari nafkah,mulai dari Macet di Kalimalang, Cawang sampai pancoran, terus sampai mampang…Masya Allah..

Untuk mengusir stress karena macet.. biasanya aku bernyanyi dengan lagu - lagu terbaru, dengan lagu - lagu yang aku sukai…

Ah.. lagunya anak - anak band masa sekarang…

Kala itu aku sampai di Mampang, terhenti karena lampu merah.
Seperti biasa aku bersenandung sambil memperhatikan keadaan sekitar, mencari hal - hal yang menarik yang dapat dilihat, Tetapi kemudian… Ah… Mataku tertumbuk pada lampu lalulintas,
kali ini bukan lampu merahnya tapi counter penghitung waktu lampu merah…

detik demi detik kuperhatikan..
mulai dari detik ke 90…
tik..tik..tik…

lama - lama aku tersadar…
Ya Allah…
Seandainya waktu menunggu ini kupergunakan untuk berzikir mengingat engkau…
maka berapa banyak kalimat zikir yang dapat aku lakukan…

aku mulai menghitung dengan matematika sederhana…
lampu merah biasanya 90 detik…
jika setiap 2 detik aku beristighfar misalnya…
maka aku dapat melakukannya sebanyak 45 kali…

kalau aku melakukannya disepanjang perjalananku…
misalnya 45 menit…
Maka Subhanallah… 45 * 60 / 2 = 1350 kali…

Bagaimana jikalau aku melakukannya disetiap hembusan nafasku…

langsung ku teringat…

“Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman,(yaitu) orang-orang yang khusyu’ dalam sembahyangnya, dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna…(Al Mu’minun:1-3)

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. ” (Al- ‘Ashr :1-3)

Ya Allah…
Ampuni aku yang telah menyia-nyiakan setiap detik waktu darimu…
Ampuni aku yang telah banyak melakukan perbuatan yang sia - sia….

Ya Allah..
Ingatkanlah aku jika aku lupa kepada-Mu…
Sumber : Eramuslim.com
ditulis oleh : Anggra

Read More..

Kenapa ANAK2 SEKOLAH DI INDONESIA tidak bisa MAJU?

Anda tahu kenapa Indonesia BELUM SAMPAI menjadi negara maju?
Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah di doktrin dengan lagu2 yang tidak bermutu & mengandung serta mengajarkan banyak kesalahan, kekeliruan, kerancuan, dan menurunkan motivasi.. mari kita buktikan :



~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Balonku ada 5... rupa-rupa warnanya... merah, kuning, kelabu.. merah muda dan biru... meletus balon hijau, dorrrr!!!"

Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya ada 6, bukan 5 ! -

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Aku seorang kapiten.... mempunyai pedang panjang...kalo berjalan prok..prok.. prok.... aku seorang kapiten!"

Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi)
Harusnya dia tetap konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia bernyanyi :
"mempunyai sepatu baja (bukan pedang panjang)..kalo berjalan prok..prok.. prok..", nah, itu baru klop!
jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
"mempunyai pedang panjang... kalo berjalan ndul..gondal. .gandul.... atau srek...... srek.. srek.." itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Bangun tidur ku terus mandi.. tidak lupa menggosok gigi..... habis mandi ku tolong ibu.. membersihkan tempat tidurku.."

Perhatikan setelah habis mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam menyelesaikan tugasnya dan selalu terburu-buru.
Sehabis mandi seharusnya si anak pakai baju dulu dan tidak langsung membersihkan tempat tidur dalam kondisi basah dan telanjang!

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Naik-naik ke puncak gunung..tinggi. . . tinggi sekali.. kiri kanan kulihat saja... banyak pohon cemara...2X"

Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat dan motivasi!
Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki
lalu jadi bingung dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke kiri ke kanan aja, gak maju2!

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Naik kereta api tut....tut.. tut. .. siapa hendak turut ke Bandung ..Sby..bolehlah naik dengan naik percuma...ayo kawanku lekas naik..keretaku tak berhenti lama"

Nah, yg begini ini yg parah! mengajarkan anak-anak kalo sudah dewasa maunya naik KA gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus!

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Di pucuk pohon cempaka... burung kutilang berbunyi.. bersiul2 sepanjanghari dg tak jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li...li. . ..... li..li.."

Ini juga menyesatkan dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. cuit !
kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara lagu anak2 dgn presenter agnes monica waktu dia masih kecil adalah Tra la la trili li!), bukan burung!

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Pok ame ame.. belalang kupu2... siang makan nasi, kalo malam minum susu.."

Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem ya minum susu!

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Nina bobo nina bobo oh nina bobo... kalau tidak bobo digigit nyamuk"

menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 indonesia diajak tidur dgn lagu yg penuh nada mengancam

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Bintang kecil dilangit yg biru..."
(Bintang khan adanya malem, lah kalo malem emang warna langitnya biru?)

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Ibu kita Kartini....harum namanya"
(Namanya Kartini atau Harum?)

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Pada hari minggu..naik delman istimewa ku duduk di muka"
(Nah, gak sopan khan..masa duduk di muka??)

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~
"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung di kebun kita..."
(kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang mo bikin sumur?

~~~~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~~~~~~~~ ~~
'Pelangi-pelangi alangkah indahmu,..... pelukismu agung, siapa gerangan ?"
( kan udah tahu yang ngelukisnya si Agung, masih nanya siapa gerangan ?"


Semoga tawa anda menyejukkan dunia...

Cuma sekedar intermezzo.. . gak usah dipikirim secara serius... haha...

Read More..

Mengaktifkan Beberapa ID YM dalam 1 Komputer

Terkadang kita ingin mengelompokkan teman-teman kita dalam beberapa kategori, atau kita mempunyai 2 ID yahoo dan ingin ke duanya aktif dalam 1 komputer, caranya adalah
1.Klik regedit pada start search untuk windows vista atau klik regedit pada run untuk windows SP2 atau SP1.
2.Tampil kotak dialog Registry Editor, klik folder Hkey_Current_User
3.Tampil folder-folder pada Hkey_Current_User lalu klik folder Software
4.Tampil folder-folder Software lalu klik folder Yahoo
5.Tampil folder-folder Yahoo lalu klik folder Pager
6.Tampil folder-folder Pager lalu klik folder Test
7.Klik kanan pada kotak dialog test, lalu arahkan mouse ke New dan klik lalu pilih Binary Value
8.Tampil nama New Value #1
9.Rubah nama New Value #1 menjadi plural
Lalu double klik pada tulisan plural
10.Akan tampil kotak dialog seperti di bawah ini
11.Ketikkan angka 2, lalu klik OK
12.Hasilnya seperti di bawah ini
Tutup tampilan Registry Editor, kemudian anda buka YM anda melalui all program atau shortcut anda, dan anda buka lagi, maka akan ada 2 YM yang aktif pada komputer anda dan anda bisa login dengan 2 M dalam 1 komputer, anda bisa menjalankan YM dengan lebih dari 2 ID bahkan 10 ID dalam 1 komputer.

Read More..

Ayahku, Idolaku


oleh : Aang Fitriadi, SE

Saya akan senantiasa mengecup kening, pipi dan ubun-ubun kepalanya di pagi, siang, dan malam hari. Sejak ia baru membuka matanya di waktu fajar hingga menjelang menutup mata. Bahkan saya bangunkan ia dengan beberapa kecupan hangat, agar senyum manisnya lah yang membuka paginya. Andai ia tahu, di setiap pertengahan malam saat ia terlelap dibuai mimpi pun akan selalu ada kecupan lembut menghangatinya. Saya lakukan itu agar sampai kapanpun ia takkan pernah lupa, ada sosok penuh cinta yang setiap tuturnya bermakna sayang, dan setiap dengusan nafasnya berarti kasih.

Saya akan menjadi apapun untuknya. Kadang menjadi harimau yang menerjang-nerjang dengan auman keras yang membuatnya berteriak, sesekali menjadi kodok yang melompat-lompat lucu, atau menjadi burung yang hinggap dari satu ranting ke ranting lainnya. Pagi hari menjadi ayam ber-kukuruyuk membelah fajar dan malamnya menjadi bintang-bintang yang menemani tidurnya hingga malam berlalu. Saya tak akan bosan mendongeng untuknya kapan pun, dimana pun, kalau perlu sampai ia bosan. Walau pun saya tahu, sebanyak apapun cerita yang saya dongengkan, ia takkan pernah bosan. Baginya, sayalah pendongeng terhebat di dunia. Yang mampu membuatnya tertawa tergelak dan terkekeh, kadang membuatnya menjerit ketakutan, atau memaksanya mengeluarkan air mata.

Berangkat bersama fafar yang beranjak pergi, pulang dari kantor ditemani lampu jalan dan dinginnya malam. Pekerjaan apa pun rela saya tempuhi untuk sebuah keyakinan ia mendapatkan makanan yang baik, cukup dan halal, setidaknya untuk hari ini. Untuk sebuah harapan agar ia mendapatkan pendidikan yang layak untuk masa depannya. Inilah bentuk pengorbanan yang tak pernah saya meminta balasan apa pun darinya kelak. Bagi seorang Ayah, mendapati senyum si buah hati tetap menghiasi hari-harinya, itu sudah cukup.

Sahabat. Inilah kata yang selalu saya sebutkan kepadanya tentang siapa saya. Saya bukan sekadar Ayah baginya, melainkan sahabat. Saya akan menjadi sahabat terbaiknya, yang menyediakan hati sehamparan bumi dan telinga seluas lautan. Yang akan mendengarkan semua kesahnya dan menampung sebanyak apapun airmatanya. Yang akan bersedia menangis bersamanya saat ia sedih, dan tertawa bersamanya di hari-hari bahagianya. Yang akan senantiasa hadir untuknya kapan pun, dimanapun ia membutuhkan. Dada ini setegar karang di laut yang siap menjadi tambatan kepalanya, dengan segunung persoalan yang dihadapinya.

Dalam setiap sujud dan tengadah jemari, namanya tak pernah alpa terucap. Sepanjang doa yang terlantun, tak pernah sekalipun namanya terlupa. Kepada Allah senantiasa terpinta agar seribu malaikat membimbing setiap jengkal langkahnya, agar sejuta cahaya tak pernah padam menerangi jalannya, dan tak terbilang tangan menjaganya dari jalan yang menyimpang. Tak jarang, airmata ini menetes tak tertahan memandang wajah polosnya, berharap tak banyak dosa yang mengotori perjalanan hidupnya, meminta tak banyak aral melintangi langkah kecilnya, dan tak tersebar onak yang akan menghambat jalannya. Kebahagiaannya, adalah kata kunci dalam setiap pinta saya kepada Allah.

Saya sadar betul, tak patut berharap ia akan membalas cinta seperti yang saya curahkan kepadanya. Apalah lagi menakar-nakar agar ia tahu betapa tak terhitung kasih yang saya berikan kepadanya. Pun tak mungkin saya menuntutnya untuk mengganti semua peluh yang bercucuran untuknya. Tak sedikit pun saya meminta bayaran untuk setiap airmata yang luruh sepanjang hidupnya semenjak kecil. Bukan karena saya tahu ia takkan pernah sanggup membayarnya, tapi sekadar ia tahu bahwa cinta ini begitu tulus, jujur, bersih namun sederhana. Tak ada yang sanggup menggantinya, berapapun yang ditawarkannya.

Sungguh, saya melakukan ini semua demi satu harapan. Kelak sampai kapan pun ia tak perlu mencari figur lain yang ia banggakan, tak sulit untuk menyebut sosok yang ia dambakan kehadirannya, yang ia tangisi kepergiannya. Karena, sampai kapan pun ia akan berkata kepada dunia, “Ayahku, Idolaku”.

Read More..
 

Statistik Blog

Artikel Populer

Pengikut